Kita adalah Para Juara

Belajar sungguh-sungguh, hormat kepada Bapak/Ibu guru, dan beribadah kepada Rabbul Izzati, Allah SWT adalah cara kami menjadi generasi emas islam.

Kami selalu ingin menjadi mitra yang baik

Belajar tidak hanya di sekolah. Jauh lebih penting kita belajar tentang kehidupan yang sesungguhnya. "Sebaik-baik manusia ialah yang paling bermanfaat untuk orang lain".

Berprestasi adalah tradisi kami

Allah menciptakan manusia untuk berprestasi. Dan berprestasi di hadapan Allah jauh lebih luar biasa. Do'akan kami untuk terus mengukir prestasi terbaik di dunia dan akhirat. "SDIT Izzatul Islam Berhitmad untuk Ummat".

Kami juga bersahabat dengan alam

Allah lebih menyukai orang-orang kuat daripada yang lemah. Muslim prestatif, taat, dan kuat. Allahu Akbar!!

Puncak tertinggi kan kami daki

Hidup di dunia hanya sekali. Berjuang dan ber-azzam-lah untuk senantiasa dalam kebaikan! Akan kami raih puncak tertinggi itu ya Allah, "Izzatul Islam".

Tampilkan postingan dengan label Outing Class. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Outing Class. Tampilkan semua postingan

Jumat, 04 Oktober 2013

Kemah Peduli SDIT Izzatul Islam Getasan


Peserta kemah sedang menyimak kuliah subuh


SDITnews-Bidang Kesiswaan SDIT Izzatul Islam Getasan melaksanakan program kemah peduli di Bumi Perkemahan Java Banyubiru bekerjasama dengan Racana STAIN Salatiga. Kemah ini dilaksanakan selama dua hari yakni Selasa (1/10) dan Rabu (2/10). Peserta dari kegiatan ini dikhususkan seluruh siswa kelas 4 dan kelas 5. Dalam acara ini siswa diberi tambahan materi tentang kesehatan, baris-berbaris, dan wawasan nusantara. Disamping itu juga diadakan kegiatan sholat berjama’ah, senam, api unggun, pentas seni, bersih sungai, dan outbond.

Muniroh, M.Pd., kepala sekolah SDIT Izzatul Islam Getasan mengatakan, “sesuai dengan tagline SDIT menjadikan siswa generasi yang cerdas, mulia, dan mandiri. Acara ini bertujuan untuk menanamkan kemandirian yang lebih terhadap siswa. Selain itu juga untuk meningkatkan ketahanan tubuh siswa serta menumbuhkan sikap kepedulian siswa kepada lingkungan dan manusia yang lain.”[dp]

SDIT Izzatul Islam Getasan Adakan Motivasi UN


Peserta AMT berpose di puncak gunung telomoyo

 Getasan-SDIT Izzatul Islam Getasan beberapa waktu yang lalu, Sabtu-Minggu (21-22/9) mengadakan Achievement Motivation Training (AMT) bagi siswa kelas enam. Acara ini diadakan untuk menyiapkan siswa dalam menghadapi Ujian Nasional (UN) tahun 2014 mendatang. Dalam kegiatan ini sebanyak 52 siswa kelas enam diajak untuk mendaki Gunung Telomoyo.
Seluruh peserta berkumpul di sekolahan pada waktu asar. Kemudian dengan menggunakan mobil antar-jemput siswa diantar ke lokasi di Dusun Dalangan, kaki Gunung Telomoyo. Para peserta melaksanakan sholat maghrib dan isya’ di Masjid Dalangan. Setelah itu mereka dibekali tausiyah menjadi anak sholih oleh Ustadzah Marhamah, M.Pd. Dengan pakaian yang serba hangat, mereka menyimak nasihat itu dengan baik.
Karena rencana untuk mendaki dimulai tengah malam, maka mereka beristirahat dan bermalam di Masjid Dalangan. Kebetulan ada dua lantai, siswa putra beristirahat di lantai bawah dan siswa putri beristirahat di lantai atas. Mereka ada yang bisa tidur, namun tak sedikit yang tidak bisa tidur karena tidak terbiasa tidur sendiri. Padahal masing-masing didampingi oleh Bapak dan Ibu guru.
Pada waktu tengah malam pukul 00.30 mereka dibangunkan untuk menunaikan sholat tahajud. Ada yang sudah bangun sendiri dan segera mengambil air wudhu. Tapi kebanyakan dari mereka harus dibangunkan. Setelah mereka semua menunaikan shalat tahajud, baru dilanjutkan persiapan untuk mendaki Gunung Telomoyo.
Dengan dipandu guru pendamping, mereka melakukan pemanasan. Dengan harapan  tidak ada yang terkilir jikalau mendaki. Sekitar pukul 01.30, mereka baru mulai mendaki. Dengan berbagai rasa, semangat, lelah, dan berat akhirnya seluruh peserta mampu sampai di puncak pukul 04.00. Meskipun dalam perjalanan tak jarang yang berkali-kali beristirahat untuk meneguk air minum dan menikmati snack yang mereka bawa.
Setelah semua di puncak, mereka segera mempersiapkan diri untuk shalat subuh. Mungkin ini adalah pengalaman pertama mereka menunaikan shalat subuh di puncak gunung yang sangat dingin. Meskipun dalam keadaan yang dingin, mereka pun memberanikan diri untuk berwudhu dengan air yang mereka bawa dari bawah yang dimasukkan ke dalam botol masing-masing. Mereka shalat subuh berjamaah dan dilanjutkan menyimak kuliah subuh yang disampaikan oleh Dwi Pujiyanto, S.Pd.I.
Para siswa membubuhkan tanda tangan
Setelah itu mereka mempersiapkan untuk turun. Setelah turun beberapa puluh meter dari puncak, tepatnya ditempat yang cukup luas, mereka diberi motivasi. Dengan dipandu Dwi Pujiyanto dan Muniroh sebagai trainer. Seluruh siswa dimotivasi dengan pendekatan ESQ. Hampir seluruh siswa mampu dikondisikan dan tak jarang yang meneteskan air mata karena mampu tersentuh dengan perenungan (muhasabah) yang disampaikan oleh trainer.
Salah seorang siswa disematkan pin

















































































































yang bertuliskan raih 3 besar kab. semarang


Di akhir motivasi mereka diambil ikrar untuk memperjuangkan nasib mereka di UN bulan Mei 2014 ke depan dengan meraih peringkat terbaik 3 besar se-kabupaten Semarang. Tidak hanya itu, mereka semua diambil komitmennya untuk berusaha dengan sebaik-baiknya dengan membubuhkan tanda tangan pada spanduk yang bertuliskan “UN ke-4 Raih 3 Besar Kabupaten Semarang”. Pembubuhan tanda tangan juga diikuti oleh Bapak dan Ibu guru pendamping.
Muniroh, M.Pd., selaku kepala sekolah menyampaikan, “ini adalah ke empat kalinya sekolah kami akan mengikuti UN. Setelah angkatan-angkatan sebelumnya menorehkan prestasi yang terbaik. Kami menargetkan di angkatan ke empat ini mampu menembus 3 besar kabupaten. Tiga besar ini bukan berarti peringkat tiga, tetapi bisa peringkat pertama atau ke dua. Kami cukup yakin. Setelah tiga angkatan sebelumnya mampu menorehkan prestasi yang terbaik yakni masing-masing peringkat enam, peringkat lima, dan peringkat sembilan se-Kabupaten Semarang. Dengan memohon ridlo Allah, cita-cita dan harapan ini akan kami usahakan dengan sebaik-baiknya.” (Dwi Pujiyanto, S.Pd.I., guru kelas 6)

Selasa, 02 Juli 2013

SDIT Adakan Study Tour ke Jepara

SDITnews-Rabu (19/6) lalu, SDIT Izzatul Islam Getasan mengadakan study tour ke Jepara. Peserta dalam kesempatan ini adalah siswa kelas 5 yang berjumlah 53 siswa. Study tour kali ini hanya mengunjungi 2 objek wisata yang ada di Bumi Kartini, yaitu diantaranya di Museum Kartini dan Pantai Bandengan. Selain sebagai refreshing/hiburan paska Ujian Kenaikan Kelas (UKK), kegiatan ini juga sebagai pembelajaran di luar kelas. Siswa bisa belajar tentang sejarah Raden Ajeng Kartini dan menambah pengalaman naik perahu.

Salah satu ruang di Museum Kartini
Kunjungan pertama adalah di Museum Kartini. Museum Kartini berada di Jalan Alun-alun Kota Jepara. Di tempat ini para pengunjung mendapat bimbingan/arahan dari petugas tentang perjalanan hidup serta perjuangan RA Kartini. Para pengunjung masih bisa menyaksikan benda-benda yang dulu pernah digunakan oleh RA Kartini semasa hidupnya. Ada desain ruang tamu, ruang belajar, kursi, meja, dan benda-benda bersejarah yang lainnya.
Bagian depan Museum Kartini


Setelah beberapa menit menikmati museum kartini, dilanjutkan sholat berjamaah di Masjid Agung Kota Jepara, yang letaknya berdekatan dengan Museum Kartini.

Setelah semuanya sholat, maka perjalanan dilanjutkan ke objek wisata yang selanjutnya yaitu menuju Pantai Bandengan. Perjalanan dari Museum Kartini menuju Pantai Bandengan hanya memerlukan kurang lebih 30 menit perjalanan. Sesampainya di Pantai Bandengan, seluruh siswa dan pendamping langsung diajak menaiki perahu menyeberang ke Pulau Panjang. Pulau Panjang adalah nama pulau kecil yang terletak di sekitar Pantai Bandengan. Untuk menyeberang ke sana, kami menaiki perahu diesel dengan membutuhkan waktu sekitar 20 menit.

Di Pulau Panjang, kami berjalan menyusuri dan mengelilingi pulau. Sambil menikmati udara yang segar, kami juga bisa menyaksikan beberapa satwa liar yang ada di pulau itu.

Sekitar 2 jam telah berlalu, kami pun kembali ke pantai. Nah, di pantai ini baru seluruh siswa diberikan kesempatan seluas-luasnya untuk bermain air. Mereka mengenakan pelampung seperti tim SAR. Mereka juga menyewa perahu, ban, dan permainan air yang lain. Sungguh seluruh siswa menikmati study tour kali ini dengan ceria. Kami meninggalkan Pantai Bandengan sekitar jam 17.30.

Terima kasih ya Allah, Kami bersyukur atas nikmat-nikmat yang Engkau berikan. [dp]

Senin, 01 April 2013

Siswa SDIT Izzatul Islam Susuri Muncul

Anak-anak tampak bersemangat bermain kereta balon

BANYUBIRU - Sebanyak 65 siswa kelas VI SDIT Izzatul Islam Getasan mengikuti kegiatan “Susur Sungai” pada Kamis (28/3) di Saluran Sungai Muncul, Desa Rowoboni, Kecamatan Banyubiru. Selain menyusuri sungai,  juga diadakan beberapa permainan air yang melatih kebersamaan siswa.
Kegiatan itu diadakan dengan tujuan sebagai sarana refreshing anak-anak dalam rangka menghadapi UN pada Mei mendatang.  Pelaksanaan ujian nasional (UN) tingkat SD/MI sesuai jadwal Dinas Pendidikan akan dilaksanakan pada 6, 7, dan 8 Mei 2013.
Keceriaan anak saat mengikuti games
“Dengan acara seperti ini, diharapkan mengurangi kejenuhan siswa dalam pembelajaran di dalam kelas serta mengajarkan kepada siswa dalam menjaga lingkungan sekitar,” kata Dwi Pujiyanto, Guru Kelas VI.
Siswa putra berjalan di tepi sungai
Selain Dwi Pujiyanto, juga guru kelas Vi yang lain yaitu Sujito Arif Aryanto dan Wahyu Sugiarto. Anak-anak merasa terhibur dengan kegiatan ini. Mereka asyik bermain air di sungai hingga berjam-jam. Kegembiraan siswa semakin bertambah ketika diakhir acara diadakan makan bersama dengan ikan bakar yang uenak..
Harapan besar dari kami, mereka bisa meraih target UN ke-3 Rata-rata 27,72!!

Senin, 14 Januari 2013

Libur Akhir Semester I, SDIT Tetap Masuk



Para siswa sedang mengerjakan try out

Getasan-Pada liburan akhir semester pertama kemarin, kurang lebih dua minggu, SDIT Izzatul Islam tetap masuk. Tapi...,tidak semua yang masuk, melainkan hanya siswa kelas VI. Sebanyak 65 siswa kelas VI tetap masuk sekolah di masa liburan karena memang disiapkan untuk menghadapi UN tahun 2013. Karena mengingat waktu yang semakin singkat dan masih belum meratanya kemampuan siswa pada tiga mata pelajaran UN; Matematika, IPA, dan Bahasa Indonesia, maka liburan kami manfaatkan untuk persiapan UN tahun 2013. Toh, pasca pelaksanaan UN nanti ada masa jeda yang cukup lama, artinya liburan untuk kelas VI bisa diakhirkan.
Para siswa menyiapkan untuk membuat es buah
Dalam persiapan UN ini diisi dengan berbagai acara supaya tidak monoton dan siswa tidak jenuh. Selama dua minggu persiapan UN diadakan berbagai agenda, diantaranya pengayaan materi UN, try out soal UN, dan kegiatan outing class. Dengan variasi acara tersebut, alhamdulillah anak-anak bisa menikmati liburannya dengan bersama-sama persiapan UN di sekolah dengan Bapak-bapak Guru Kelas VI dan teman-temannya. Adapun guru kelas VI yang mendampingi adalah Dwi Pujiyanto (Bahasa Indonesia), Sujito Arif Aryanto (Matematika), dan Wahyu Sugiarto (IPA).
Para siswa bermain kasti di lapangan
 Untuk pengayaan dan pendalaman materi UN dilaksanakan mulai pukul 07.30 hingga 12.00. Dan setiap Sabtu dilaksanakan try out soal UN. Selama dua minggu ini, siswa dibagi menjadi tiga kelas berdasarkan tingkat kemampuan siswa. Sebanyak 26 siswa berada di high class, 22 siswa di medium class, dan sisanya 17 siswa berada di low class. Seluruh siswa angkatan ke tiga berjumlah 65 siswa.
Sedang di awal pekan dilaksanakan outing class. Outing class yang telah dilaksanakan diantaranya futsal, renang, dan praktik membuat es buah. Acara diadakan di Kota Salatiga. Dengan ini para siswa bisa terhibur dan terus bersemangat untuk menyiapkan UN tahun 2013.
Kami memohon kepada Allah SWT, semoga anak-anak kami diberikan kemudahan, kekuatan, dan pertolongan oleh Allah SWT untuk mewujudkan cita-cita UN tahun 2013, “Satu Tekad UN Ke-3 Rata-rata 27,72”, Allahu Akbar!

Rabu, 26 Desember 2012

AMT Jilid II SDIT Izzatul Islam Getasan

Peserta AMT mendapatkan motivasi di puncak gunung Telomoyo
GETASAN - SDIT Izzatul Islam Getasan mengadakan Achievement Motivation Training (AMT) dengan mendaki Gunung Telomoyo, Sabtu (23/7) dan Minggu (24/7) lalu. Sebanyak 45 siswa kelas VI dan 10 guru pendamping mengikuti acara rutin sekolah ini. Kegiatan diawali pengajian di Masjid Dalangan Telomoyo dengan tausiyah oleh ustadzah Marhamah. Kemudian dilanjutkan pendakian Gunung Telomoyo pada tengah malamnya. Di puncak para siswa mendapatkan kontemplasi dan motivasi oleh tim guru. Dilanjutkan penandatanganan oleh seluruh peserta di atas spanduk yang bertuliskan ”UN ke-2 Lebih Baik” yang nantinya akan ditempatkan di dinding ruang kelas.
Kepala Sekolah Muniroh MPd mengatakan, kegiatan tersebut bertujuan untuk memberikan motivasi kepada siswa kelas 6 yang akan mengikuti Ujian Nasional (UN) pada tahun 2012 nanti. ”Dimana sekolah menargetkan minimal menjadi yang terbaik di Kecamatan Getasan. Maka dari itu diperlukan persiapan yang lebih dini. (H53-14)








sumber: http://suaramerdeka.com/v1/index.php/read/cetak/2011/07/27/153898/AMT-SDIT-Izzatul-Islam-Getasan

Kegiatan Luar Kelas SDIT Izzatul Islam

Bapak Panut, penjaga ternak melayani pertanyaan siswa
GETASAN- Siswa kelas tiga SDIT Izzatul Islam Kecamatan Getasan, Kabupaten Semarang, menggelar kegiatan luar kelas, di kandang ternak sapi Dusun Pongangan Desa Samirono, Getasan, belum lama ini.

Kegiatan ini sebagai sarana pembelajaran di luar kelas bagi siswa. Dwi Pujiyanto, guru kelas tiga mengatakan, kegiatan ini bertujuan untuk mengisi aktivitas sekolah setelah siswa menempuh ujian akhir semester ganjil. Juga ingin menunjukkan kepada anak cara berternak sapi, mengingat daerah Kecamatan Getasan yang potensial untuk ternak.

“Dalam acara ini siswa diajak mengamati dan bertanya langsung perihal jumlah sapi dan bagaimana cara berternak,” jelas dia. (H53-72)






sumber: http://suaramerdeka.com/v1/index.php/read/cetak/2011/12/21/170703/Kegiatan-Luar-Kelas-SDIT-Izzatul-Islam